Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Rabu, 6 Juli 2011, 18:41 WIB

Salah satu hal yang bikin aku kangen untuk datang ke Pasar Kangen Jogja adalah aneka jajanan yang dijual di sana. Ada banyak banget jajanan tradisional yang nggak mudah kita jumpai di tempat-tempat umum. Apalagi dijual dengan harga yang relatif murah. Nyam!

 

dawet ireng mbok brewok jalan parangtritis km 5 jogja

es dawet ireng mbok brewok jalan parangtritis km 5 jogja

 

Es dawet ireng adalah jajanan pertama yang kulahap sehabis nonton pementasan Kethoprak Lesung Turi. Es dawet ireng ini diusung oleh Warung Mbok Brewok di Jl. Parangtritis km 5. Es dawet ireng ini adalah jajanan khas Purworejo. Yang berbeda dari es dawet pada umumnya adalah warna dawet yang kehitaman. Walaupun warnanya hitam rasa dawetnya tetap segaaar. Harganya Rp2.000 semangkuk. Nyam!

 

Lepas dari rasa haus, aku malah jadi lapar >.<

 

getuk gethuk tiwul gatot cenil bu bagyo cangkringan ketan serundeng sleman

 

Aku tertarik membeli jajanan yang sudah nggak asing lagi, yakni tiwul, gatot, dan cenil. Jajanan ini bisa dengan mudah dijumpai di seluruh pasar Jogja. Tapi selepas siang biasanya jajanan ini sudah ludes tak bersisa. Jadi, kalau mau berburu jajanan di pasar sangat disarankan dilakukan pas pagi hari.

 

Nggak jauh beda, peminat jajanan ini di Pasar Kangen Jogja juga sangat banyak! Umumnya sih ibu-ibu dan mbak-mbak. Mungkin karena yang menjual jajanan ini hanya satu, yakni dari kios Ketan Serundeng Cangkringan Ibu Bagyo. Boleh beli satu bungkus Rp1.000, boleh juga Rp2.000. Kebanyakan pengunjung membeli 10 sampai 20 bungkus. Padahal yang melayani hanya Ibu Bagyo seorang diri.

 

Duh, terpaksa deh menyingkir. Padahal ya penasaran juga >.<.

 

Sate Lontong Bu Mul

 

Berhubung perut sudah meronta-ronta kelaparan, akhirnya aku memutuskan untuk makan makanan besar saja, dan pilihan jatuh kepada kios Sate Lontong Bu Mul yang semerbak bau satenya sudah menggoda imanku.

 

Aku memesan dua tusuk sate sapi, satu tusuk sate hati, dan lontong sayur. Rasanya enak, huehehehe, ini makanan favoritku di Pasar Kangen Jogja! Harganya pun nggak menguras kantong. Satu tusuk sate sapi dihargai Rp2.000, sate hati Rp7.000, dan lontong sayurnya Rp1.000, jadi total santapanku itu Rp12.000. Nyam!

 

Sebenarnya, baru kali ini aku makan sate dengan lontong sayur. Dari tanya sana-sini, sate yang kusantap itu mirip dengan Sate Karang di Kotagede. Sayangnya, aku nggak menemukan alamat Sate Lontong Bu Mul di internet. Jadi, kalau ada pembaca yang tahu keberadaan Sate Lontong Bu Mul, tolong aku diberitahu ya! Matur Nuwun lho.

 

Sate Lontong Bu Mul

 

Pasar Kangen Jogja adalah acara tahunan yang diselenggarakan di Taman Budaya Yogyakarta dari tanggal 14 hingga 19 Juni 2011. Berbeda dari festival kesenian lain, menurutku Pasar Kangen ini atmosfernya terasa lebih merasuk di jiwa (halah bahasanya!). Mungkin karena tak ada perasaan asing saat berada di sana, seperti mengulang kenangan masa lalu. Kesenian yang ditampilkan juga tidak “berat”, mudah dinikmati oleh pengunjung berbagai usia.

 

Yah, singkat kata kalau Pembaca sekiranya berkunjung ke Jogja dan bertepatan dengan perhelatan ini, aku sarankan untuk mampir kemari, terlebih lagi jika Pembaca punya kenangan erat dengan Jogja.


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • MAS SUD
    avatar komentator ke-0
    MAS SUD #Minggu, 28 Jun 2015, 17:08 WIB
    Nasi tiwul di mana tuh?
    di acara pasar kangen Mas :D
  • FAUZIAH BUNGA
    avatar komentator ke-1
    FAUZIAH BUNGA #Jumat, 22 Mar 2013, 18:46 WIB
    wow pengen ke sana niee.........................
    lha monggo mampir...
  • ANNA
    avatar komentator ke-2
    ANNA #Kamis, 10 Mei 2012, 14:19 WIB
    hadeeeeuuuh jadi pengin makan jajanan seperti ini lagi...... kangeeen... ingin pulang ke surabaya......andai di Jakarta ada.......hemmmmmm.....gatot, tiwul, cenil....n.. es dawetnya itu lho.....marakke.....ngileeer...
    Kalau di Jakarta harganya ga bisa semurah di sini, hahaha
  • YUNA
    avatar komentator ke-3
    YUNA #Rabu, 15 Feb 2012, 02:30 WIB
    Mas.. Fotonya bagus.. boleh aq share g?? foto gatot tiwulnya... hehe..
    Monggo, kalau bisa saya dioleh-olehkan juga gatot-tiwulnya, hahaha :D
  • RITA
    avatar komentator ke-4
    RITA #Senin, 15 Ags 2011, 14:13 WIB
    sate yah,
    beda sama sate yang ada di kota saya,, ;)
    yang jelas masih daging yang ditusuk dan dibakar kan? :)
  • RITA
    avatar komentator ke-5
    RITA #Jumat, 12 Ags 2011, 13:06 WIB
    saya pengen jajanan yang terakhir,, yang di tusuk
    itu apa namanya...hehehe
    sate sapi itu mbak...
  • PEIN
    avatar komentator ke-6
    PEIN #Minggu, 31 Jul 2011, 19:43 WIB
    Dari dulu kepengin banget makan es dawet ireng T__T
    Duh, makan aja kok harus jauh amir

    Btw, itu cenilnya kok mini banget sih :D
    hahaha, makanya main ke Purworejo. :D
    Jajanan pasar memang kecil-kecil kan ya?
  • ZEE
    avatar komentator ke-7
    ZEE #Jumat, 15 Jul 2011, 12:24 WIB
    Jajanan pasar kalau sudah cocok di lidah memang selalu ngangeni...
    Fotonya bagus2. Pake kamera apa Wi.
    Kalau saya lebih suka menyantap jajanan tradisional dibandingkan jajanan modern Bu. Yah, walau terkadang kebersihannya diragukan sih, hehehe. :p
    Itu pakai kamera DLSR Bu, Nikon D80.
  • TRI SETYO WIJANARKO
    avatar komentator ke-8
    TRI SETYO WIJANARKO #Kamis, 14 Jul 2011, 21:45 WIB
    ooo jadi cuma acara tahunan tho? kirain ada tiap hari.. saya biasanya beli jajanan seperti gatot, cenil, lupis, tiwul, dan sebagainya di pasar kotagede.. harganya murahhh.. tapi lidah sumatera saya agak nolak kalo terlalu banyak makan manis-manis ini.. jadi kalo makan sedikit-sedikit tapi banyak variasinya.. :D
    betul mas, di pasar Kotagede banyak macamnya, murah meriah pula, tapi favorit saya adalah es dawet itu, hehehe.

    Mencari camilan Sumatera di mana ya mas?
  • OMIYAN
    avatar komentator ke-9
    OMIYAN #Senin, 11 Jul 2011, 11:50 WIB
    Andaikan jajanan itu ada disini mungkin saya sudah lahap semua...
    awas, bisa kecanduan lho Om, hehehe.
  • UUN
    avatar komentator ke-10
    UUN #Jumat, 8 Jul 2011, 12:15 WIB
    di pasar Talok-cedak kosku kae...ada jajanan pasar 'cenil, lopis, ketan' weuueeennnak
    regane mung sewu..
    mbok aku kapan-kapan dibelikan gitu lho mbak Uun :p
  • SRIYONO SEMARANG
    avatar komentator ke-11
    SRIYONO SEMARANG #Jumat, 8 Jul 2011, 08:33 WIB
    Enakke... Segere ndaaa... :)
    seger tenan! :D
  • FENDY
    avatar komentator ke-12
    FENDY #Kamis, 7 Jul 2011, 14:07 WIB
    tradisional tenan jajanane tur ditanggung murah!
    murah dan bikin kenyang :D
  • BEJOKAMPRET
    avatar komentator ke-13
    BEJOKAMPRET #Kamis, 7 Jul 2011, 13:17 WIB
    pertamaxx..asyikkk
    hadeh >.<