Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Sabtu, 5 April 2014, 01:20 WIB

Etika Berwisata Alam

  1. Jangan buang sampah sembarangan!
  2. Jangan merusak alam!
  3. Patuhi peraturan dan tata krama yang berlaku!
  4. Jaga sikap dan sopan-santun!
  5. Jangan hanya foto-foto selfie thok!
  6. Kalau tempat wisatanya sudah ramai, jangan ke sana!

Lebih lanjut, silakan simak artikel ini.

Di pertengahan bulan Desember 2013, sebuah pesan singkat masuk ke telepon genggamku. Mbah Gundul rupanya yang kirim pesan.

 

“Wis, tanggal 25 mau ikut bersepeda nggak?”

 

Tanggal 25 Desember itu bukannya natal ya? Aku sih libur, soalnya aku nggak merayakan. Tapi, Mbah Gundul bukannya tanggal segitu dia ibadah? Sebagai warga negara yang menunjung toleransi antar umat beragama, aku balas pesannya.

 

“Lho bukannya dirimu tanggal segitu ke gereja ya Mbah? Kok malah ngajak bersepeda?”

“Aku ke gerejanya malam sebelum natal. Tapi rencana bersepeda ini jangan disebarin dulu.”

 

Di malam nikahannya Paklik Turtlix dan Indomie Goreng aku ngajak Paris ikutan. Eh, dia ternyata semangat ikut. Padahal ya tau sendiri lah gimana Mbah Gundul kalau milih rute. Yang penting, seandainya rutenya nanjak aku nggak sendirian yang tersiksa di tanjakan.

 

Gerimis Natal di Nglanggeran

Hari Rabu (25/12/2013), Mbah Gundul ngasih perintah berkumpul di perempatan ringroad Jl. Wonosari pukul 7 pagi. Tapi aku dan Paris baru sampai di lokasi pukul setengah delapan lebih. Maklum hujan.

 

Di TKP ternyata sudah menunggu tamu-tamu Mbah Gundul asal Riau. Ada Rizka, Om Rosyid alias bapaknya Rizka dan Om Adi alias omnya Rizka. Jadilah lima pria dan satu perempuan bersepeda menyusuri Jl. Wonosari dengan tujuan ke Nglanggeran (katanya). Tuh kan, bener bakal nanjak.

 

Bersepeda Santai ke Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Bersepeda bareng tamu dari luar Jawa.

 

Om Rosyid dan Om Adi dari awal sudah ngebut semenjak di Jl. Wonosari. Mbah Gundul sebenernya ngajak ngebut juga. Tapi, aku ladenin aja setengah ngebut.

 

Gila aja kali kalau di awal-awal sudah ngebut? Jaga stamina dulu deh. Masih ada 5 km Tanjakan Patuk yang menanti.

 

Sesampainya di puncak Tanjakan Patuk, rintik gerimis mulai turun. Cuaca mulai tak mendukung. Meski demikian, tamu-tamu dari Riau ternyata masih semangat bersepeda ke Nglanggeran. Om Adi malah tertarik mampir ke Njurug Gedhe. Wew.

 

Alhasil, jadilah acara bersepeda berlanjut sambil basah-basahan karena semuanya nggak ada yang pakai mantel. Semoga saja pulangnya nggak pada sakit.

 

Bersepeda menerjang germisi ke Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Meskipun gerimis pantang mundur!

 

Jalan Baru ke Embung Nglanggeran

Sesampainya di parkiran Nglanggeran, ternyata rombongan pada penasaran sama Embung Nglanggeran. Rizka sudah pernah ke sana dan katanya dia tahu jalannya. Oke, deh! Mari capcus kita lanjut pindah lokasi!

 

Di tengah perjalanan, oleh warga kami diarahkan ke jalan lain yang belum pernah Rizka lewati. Jalan yang sekarang kami lalui ini kayaknya mau dibuat jadi jalan resmi menuju Embung Nglanggeran.

 

Sayangnya ya itu, jalannya masih dalam tahap pembangunan. Duh!

 

Papan petunjuk arah mobil ke Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Tinggal ngikutin papan petunjuk ini.

 

Medan jalan yang kami lalui ini benar-benar bervariasi. Mulai dari jalan cor-coran semen, jalan batu kapur, sampai jalan tanah merah. Komplit! Nano-nano!

 

Eh, semoga jalannya segera selesai dan jadi bagus lah ya.

 

Jalan tanah rusak menuju Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Serasa di pedalaman...

 

Jalan tanah kapur gamping arah ke Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Rambu peringatannya lebay!.

 

Setelah sekitar 20 menit bersepeda, sampailah kami di suatu warung yang berdekatan dengan tangga naik menuju Embung Nglanggeran. Warung kecil itu bagaikan surga dunia. Salah satunya, karena ada teh hangat yang lumayan efektif untuk menghalau dingin gerimis. Enak...

 

Warung teh hangat di dekat Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Teh anget...teh anget...

 

Foto bareng di dekat Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Foto bareng dulu, latarnya gunung api purba Nglanggeran.

 

Dari Atas Embung Nglanggeran

Hooo! Jadi ini toh yang namanya Embung Nglanggeran!?

 

Genangan airnya lumayan luas sih. Walaupun aku rasa kedalamannya ya nggak terlampau dalam. Pemandangannya yang tersaji dari Embung Nglanggeran ini juga indah. Tapi sayang waktu itu cuaca pas lagi mendung.

 

Foto Panorama Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Hasil jepretan 6 foto digabung jadi satu pakai Photoshop.

 

Oh iya, dari kejauhan kami juga melihat adanya penampakan air terjun lho! Tapi, setelah tanya-tanya ke warga sekitar, ternyata itu aliran Sungai Batur yang ada di Desa Batur. Nama air terjunnya sendiri adalah Curug Banyunibo dan dulu PEKOK sudah pernah menjajah ke sana.

 

Curug Banyunibo terlihat dari Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Sayangnya bukan air terjun baru...

 

Makan Enak Dekat Embung Nglanggeran

Sekitar pukul sepuluh pagi kami pun meninggalkan lokasi. Perut juga sudah keroncongan minta diisi. Pulangnya mampir makan dulu ini.

 

Untuk rute pulangnya kami melewati jalan yang berbeda dengan jalan masuk tadi. Alhasil bingung arah deh, hahaha.

 

Jalan alternatif tanpa bayar tiket parkir ke Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Jalan beda yang juga masih dalam tahap pembangunan.

 

Oleh warga kami disarankan lewat Pertigaan Sambipitu buat balik ke Jogja. Waduh, Sambipitu kan bukannya lebih jauh ya jaraknya dari puncak Tanjakan Patuk? Demi keamanan perut dan dengkul, kami balik arah menuju parkiran Nglanggeran. Dari sini jalan baliknya kan turunan. Bisa lewat Petir atau Klegung.

 

Lha terus nasibnya ini perut gimana? Nah, sebelum turun dari perbukitan Nglanggeran, kami sempat mampir di warung Lesehan Ayam Bakar Pok Gunung yang ada di depan puskemas. Makanannya enak dan murah. Kalau mau cepat, pilih saja sega jangan ndeso (nasi sayur desa) khas Gunungkidul karena kalau soto meraciknya agak lama.

 

Mbak yang melayani kami juga ramah. Dirinya enak diajak buat bercanda. Katanya sih mantan anggota Srimulat, hahaha.

 

Makan di pinggir sawah dekat dari Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Nikmat, bersantap lesehan di pinggir sawah.

 

Lesehan Ayam Bakar Pok Gunung ini juga menerima pesanan lho. Silakan kontak di nomor 0818 026 78 110 atau e-mail ke [email protected]. Recommended pokoknya!

 

Pulang dari Embung Nglanggeran

Berhubung perut sudah kenyang, saatnya kami pulang. Rute yang dipilih untuk pulang adalah lewat Klegung. Berarti, kami harus berhadapan dengan Turunan Klegung yang super curam. Baru kali ini aku lewat turunan tetapi dengan menuntun sepeda, hahaha.

 

Bersepeda lewat tanjakan Klegung menuju Embung Nglanggeran Pathuk Gunungkidul, Yogyakarta di Hari Natal
Ayo nuntun bareng di turunan.

 

Ya gitu deh pengalamanku bersepeda pas libur Natal kemarin. Akhirnya kesampaian juga ke Embung Nglanggeran. Soalnya, sudah banyak teman blogger yang cerita tentang embung ini. Aku sendiri berkali-kali bersepeda lewat Ngoro-oro tapi baru sekali ini sempat mampir ke Embung Nglanggeran.

 

Pembaca sudah tahu Embung Nglanggeran? Sudah pernah ke sana? Pas libur natal kemarin Pembaca ngapain ya?


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • DEDE RUSLAN
    avatar 5947
    DEDE RUSLAN #Sabtu, 5 Apr 2014, 12:08 WIB
    itu yg hasil jepretan 6 foto namanya panorama yaa? lg belajar fotografi :D
    yoi mas bro, infonya bisa disimak di Wikipedia ini:
    http://en.wikipedia.org/wiki/Panoramic_photography
  • CARA BUDIDAYA IKAN MAS
    avatar 5948
    CARA BUDIDAYA IKAN MAS #Sabtu, 5 Apr 2014, 17:07 WIB
    suka foto2nya gan.
    weekekeke, makasih :D
  • GHEFAIZAH
    avatar 5949
    GHEFAIZAH #Minggu, 6 Apr 2014, 01:46 WIB
    jatohnya mirip umbul sidomukti nyang di semarang ya, kakak...
    Iya mirip, 11-12 lah, tapi ada bedanya. Kalau umbul Sidomukti kan pengunjung boleh berenang. Kalau yang ini nggak boleh.
  • JAUHARI
    avatar 5950
    JAUHARI #Minggu, 6 Apr 2014, 20:33 WIB
    keren .. gunung api purba Nglanggeran. btw kolam itu untuk penampungan air ya .. adanya
    di puncak bukit ?
    Iya itu kolam untuk penampungan air. Letaknya di perbukitan karena Nglanggeran itu bekas gunung api purba. Kabarnya di sekitar penampungan air itu mau dibuat kebun durian hahaha.
  • KRISHNA
    avatar 5951
    KRISHNA #Senin, 7 Apr 2014, 09:05 WIB
    Ha ha ha . . . aku ngakak tenan lihat rambu lalu lintasnya itu. Itu gambar mobil apa gambar kepik nempel di tembok :D
    Pokoknya asal miring aja Om, biar terlihat bener-bener nanjak, hahaha
  • CUMILEBAY.COM
    avatar 5961
    CUMILEBAY.COM #Kamis, 10 Apr 2014, 09:10 WIB
    Gw ngak sanggup kalo disuruh naik sepeda, udah enggap duluan nich badan :-) perna
    nyobain di ubud turun naik dan hasil nya pasrah telp orang hotel suruh angkut dan gw naik
    ojek balik hotel hahaha
    wakakakak, klo Bang Cumi sih cuma urusan makan aja yang ready go :D

    Saya juga penasaran itu nyepeda di Ubud. Kayaknya tanjakannya menantang, kanan-kiri kafe, banyak bule-bule, ahak...
  • TOTOK
    avatar 5962
    TOTOK #Kamis, 10 Apr 2014, 20:21 WIB
    Lewatnya lebih sering via Patuk/jalan aspal dari Piyungan itu ya Mas? Apa gak takut, krn kan banyak bus dan truk2 (blm lagi asapnya) .... :(
    Kemarin itu rutenya milih lewat Pathuk karena kami pikir jalurnya sepi soalnya kan itu pas natal. Tapi kalau mau lebih sepi lagi bisa lewat desa Petir atau desa Klegung. Hanya aja tanjakannya lebih curam.
  • ANDIKA HERMAWAN
    avatar 5963
    ANDIKA HERMAWAN #Kamis, 10 Apr 2014, 21:39 WIB
    wah aku belum pernah ke sini mas
    katanya kalau pas sunset bagus efek lihat foto yg betebaran di twitter
    Iya, pas sunset memang panoramanya cantik. Tapi saya mau nunggu sekitar 1-2 tahun lagi setelah lokasi ini sudah jadi rapi dan banyak pohon-pohon kecil yang sudah tumbuh agak besar. Dugaan saya sih ini tempat memang fotogenik nantinya.
  • LINDALEENK
    avatar 5964
    LINDALEENK #Jum'at, 11 Apr 2014, 06:26 WIB
    waw..kuat ya sepedaan sejauh itu :|
    dulu pernah nyasar disekitar sana naik motor, dan malem-malem..
    Itupun sebenernya nyasar kejauhan, dari arah mana baliknya nglewatin mana..
    semua gara-gara penunjuk arah yg ga jelas (dan sini ga hapal jalan)
    hahaha, nyasar itu biasa mbak Linda. Kan nyasar itu bagian dari petualangan. Kalau rawan nyasar ya tanya sama warga yang kebetulan lewat. :D
  • ANNOSMILE
    avatar 5967
    ANNOSMILE #Jum'at, 11 Apr 2014, 09:47 WIB
    mantep tenan le ngepit mas (y)
    dengkul e khilaf No...
  • AQIED
    avatar 5970
    AQIED #Jum'at, 11 Apr 2014, 16:32 WIB
    aku sampe sekarang blm pernah ke nglanggeran n gunung purba. (
    Ajak adeknya mbak Aqied jalan-jalan ke sana. Kan cuma ngikutin Jl. Wonosari mpe km 20 terus belok kiri. Deket lah dari Jogja.
  • CHAND
    avatar 5978
    CHAND #Sabtu, 12 Apr 2014, 14:11 WIB
    Mas kalau wisata yang bagus di daerah klaten ada apa aja ya?
    Klaten? paling ya mata air di Polanharjo bisa dipakai untuk berenang
  • FAHMI ANHAR
    avatar 6027
    FAHMI ANHAR #Selasa, 29 Apr 2014, 12:38 WIB
    tsakep view nya, belum kesampaian ke nglanggeran, pengen tahu lebih jauh tentang gunung api purba ini
    Saya dulu juga penasaran, tak pikir ada dinosaurus kejar2an di situ.
  • BIMBEL ONLINE
    avatar 6070
    BIMBEL ONLINE #Sabtu, 10 Mei 2014, 09:04 WIB
    keren banget skrg jalannya udh bgus belum
    kayaknya sih masih belum
  • DIAS CAEZ
    avatar 6170
    DIAS CAEZ #Selasa, 10 Jun 2014, 10:36 WIB
    indahhhhhh yy uy bikin hati kesem sem ,,,:)
    Ho oh, bisa bikin mata seger, sayang ga boleh nyebur
  • OKTA
    avatar 8304
    OKTA #Rabu, 23 Sep 2015, 21:57 WIB
    Waaoow bagus banget! Kapan nih saya mau ke sana. Jalannya sudah jadi blum sekarang?
    Pas ke sana jalannya masih rusak.
  • WOKO
    avatar 8449
    WOKO #Jum'at, 16 Okt 2015, 02:44 WIB
    sipp,kpan2 main ksana
    Sip! Ditunggu kunjungannya di embung Nglanggeran yah! :D
  • MIFTAH FARID
    avatar 8495
    MIFTAH FARID #Kamis, 22 Okt 2015, 11:38 WIB
    Jauh bgt tempatnya tp tiket masuknya murah meriah :o
    Pemandangannya juga cakep :D
  • FAIZAL
    avatar 9820
    FAIZAL #Sabtu, 18 Jun 2016, 09:22 WIB
    Kapan kesini lagi Broo? Teh anget udah menunggu nihh.
    Siap! Diagendakan yaaa! :D