Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Selasa, 6 November 2012, 08:20 WIB

Tepatnya ketika memasuki gerbang Dukuh Gembyong, sesaat sebelum dimulainya jalur turunan menuju jembatan gantung Lemah Abang, kami berjumpa dengan papan petunjuk seperti ini.

 

Situs batu gajah di dukuh gembyong, ngoro-oro, pathuk, Gunungkidul
Oke deh brow...

 

Eh, salah, maksudku yang seperti ini.

 

papan nama situs tua batu gajah di dukuh gembyong, ngoro-oro, pathuk, Gunungkidul
Hohoho, dua benda yang identik dengan hal-hal klenik!

 

Didorong rasa penasaran, kami pun lantas meminggirkan sepeda dan menyambangi lokasi. Pohon randu alasnya sih sudah jelas terlihat. Ada dua pohon yang ukurannya besar banget. Tapi ya kalau dibandingkan dengan pohon randu alas di Pleret, ya yang ini masih tergolong “mungil”, hehehe. Mungkin karena kurang “pupuk” ya?

 

pohon randu alas besar dan mistis di gunungkidul
Lokasi pohon randu alas dan batu gajah di dekat gapura.

 

Nah, di manakah batu gajahnya?

 

Kami sempat berkeliling di sekitar lokasi, tapi kami nggak menemukan batu yang besar. Anggapan awalnya adalah batu gajah itu ukurannya besar seperti gajah. Lha wong pohon randu alasnya saja besar, ya pasti batunya juga besar. Gitu toh?

 

gapura menuju situs purbakala batu gajah ngoro-oro, gunungkidul
Pohonnya besar gitu sih ketemu, tapi batu gajahnya di mana ya?

 

Oke! Mungkin ada salah anggapan. Mungkin, batunya memang tidak sebesar gajah, tapi... bentuknya mirip gajah? Ada yang seperti itu di sekitar sini?

 

Eh, ternyata memang ada, hahaha.

 

wujud situs batu gajah, ngoro-oro gunungkidul
Sekilas memang mirip gajah "mungil". Menurut Pembaca gimana?

 

Batu gajah itu terletak di antara dua pohon randu alas! Padahal kami sudah melewati batu ini berkali-kali tadi. Bener-bener seperti peribahasa, Gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di seberang lautan terlihat”.

 

Kalau diperhatikan lebih saksama sih, batunya “nyaris” mirip gajah. Ada guratan yang mirip seperti belalai gajah. Dari posisinya, sepertinya gajah ini sedang duduk. Menurut blog http://wisatajembatangantung.blogspot.com/ katanya batu ini merupakan penjelmaan dari gajah yang sedang duduk.

 

Eh? Kok bisa ya di Gunungkidul ada gajah? Mungkin gajah purba ya? Hahaha. Tapi gajah purba kan ukurannya juga besar seperti mammoth gitu.

 

Ya sudah deh, karena perjalanan kami masih jauh jadi kami lanjutkan perjalanan kami menuruni turunan terjal menuju jembatan gantung Lemah Abang. Curug purbaaa, kami dataaang!


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • RAMA
    avatar 6553
    RAMA #Minggu, 12 Okt 2014, 01:26 WIB
    penasaran ma pohon ni berbau klenik mistis apalah itu bla2...
    tapi menurut beberapa versi artikel yang saya baca pohon ini mungkin peninggalan jaman mataram kuno atau bahkan peninggalan wali songo karena di beberapa wilayah penyebaran era jaman mataraman ada beberapa pohon ni tumbuh dan usianya pun sudah ratusan tahun.
    mungkin bisa shering pengetahuan lain tentang pohon ini.
    Mungkin memang peninggalan di jaman kerajaan nusantara dahulu. Tapi di sekitar lokasi tidak aku temukan benda-benda lain yang menguatkan asumsi tersebut.