Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Senin, 8 Oktober 2012, 04:29 WIB

Candi, bukanlah satu-satunya tempat beribadah yang di masa kini tersembunyi di dalam tanah. Ada tempat ibadah lain yang juga turut mengalami nasib yang serupa. Salah satunya adalah Masjid Kauman yang ada di Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

 

Reruntuhan masjid Kauman Keraton Pleret di Pleret, Bantul
Rerutuhan masjid Kauman yang tersisa.

 

Masjid Kauman termasuk ke dalam golongan masjid keraton, yakni masjid yang berada di wilayah keraton dan dipergunakan untuk beribadah bagi warga keraton. Hal ini tidak lepas dari sejarah wilayah Pleret, di mana di wilayah ini dahulunya pernah menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Mataram Islam setelah pindah dari Kotagede. Nama Pleret sendiri berasal dari kata mleret yang artinya berpindah.

 

Lokasi reruntuhan masjid Kauman Keraton Pleret di Pleret, Bantul
Reruntuhan masjid dilindungi oleh pagar dan atap.

 

Masjid Pleret melengkapi beberapa peninggalan sejarah lain yang tersebar di kecamatan Pleret. Pada hari Sabtu (16/6/2012) aku bersama kawan-kawan SPSS mengunjungi masjid ini.

 

 

Walaupun usia masjid ini lebih muda (diperkirakan dibangun pada tahun 1647-an) dibandingkan dengan usia candi-candi, namun kondisi fisik Masjid Kauman tidak jauh berbeda dari kondisi candi-candi pada umumnya. Jangan bayangkan kemegahan masjid dengan kubah dan pilar-pilarnya. Yang tersisa hanya pondasi batu-batuannya saja. Itupun tak lagi lengkap.

 

Batu pondasi tiang masjid Kauman Keraton Pleret di Pleret, Bantul
Batu pondasi tiang masjid Kauman.

 

Bekas mihrab masjid Kauman Keraton Pleret di Pleret, Bantul
Mihrab (tempat imam salat berjamaah) masih tersisa walau tak lagi utuh.

 

Kalau dibandingkan dengan Masjid Agung Keraton Yogyakarta atau Masjid Agung Kotagede yang sama-sama berusia tua, kondisi dua bangunan itu jauh lebih beruntung dibandingkan Masjid Kauman Pleret ini. Hal tersebut disebabkan oleh wilayah Pleret yang silih berganti dicaplok oleh banyak pihak. Pemberontakan Trunajaya, serbuan Keraton Kartasura, markas tentara Jepang, hingga industrialisasi perkebunan tebu oleh Belanda, turut menyumbang perusakan demi perusakan situs bersejarah ini.

 

penemuan benda arkeologi masjid Kauman Keraton Pleret di Pleret, Bantul
Masih banyak bagian dari masjid Kauman yang tersembunyi di dalam tanah.

 

Mungkin saja, bilamana masjid ini masih utuh hingga detik ini, ia akan mewujud kokoh seperti pohon randu yang tumbuh gagah tak jauh dari Masjid Kauman. Sebenarnya sih hanya pohon randu biasa, hanya saja yang membuatnya istimewa adalah ukurannya yang raksasa. Jumlahnya pun ada dua pohon.

 

makam dan pohon randu alas raksasa dekat masjid Kauman Keraton Pleret di Pleret, Bantul
Berfoto berlatar pohon randu alas raksasa di area pemakaman...hiii!

 

Yah, mungkin pohon randu tersebut bisa tumbuh meraksasa karena “pupuk”nya. Sebab di sekitar pohon adalah pemakaman. Ini tidak lain adalah bagian dari budaya masyarakat Jawa di jaman dahulu yang memposisikan pemakaman berdampingan dengan masjid.

 

misteri sejarah makam dan pohon randu alas raksasa dekat masjid Kauman Keraton Pleret di Pleret, Bantul
Akar pohonnya saja besarnya segini lho.

 

Silakan Pembaca berkunjung, sambil membayangkan bentuk masjid ini di jaman dahulu kala. Kalaupun Pembaca ingin menunaikan salat, tak perlu di reruntuhan masjid ini. Sebab tepat di dekat situs ini telah berdiri Masjid Al-Mubaroq yang tentu lebih kokoh dan bersih.

 

cerita Pak Rohmad tentang misteri sejarah makam dan pohon randu alas raksasa dekat masjid Kauman Keraton Pleret di Pleret, Bantul

cerita Pak Rohmad tentang misteri sejarah makam dan pohon randu alas raksasa dekat masjid Kauman Keraton Pleret di Pleret, Bantul
Mendengarkan cerita tentang masjid Kauman Pleret.


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • DAVID
    avatar 4849
    DAVID #Jum'at, 19 Okt 2012, 00:35 WIB
    Pohon randu nya gede bgt! Kereeeeen... Kpn2 mo kesana ahh... Tq dah sharing... :)
    woke, nuwun!
  • WAZZA
    avatar 4894
    WAZZA #Kamis, 29 Nov 2012, 08:21 WIB
    makasih gan, siap cabut :D
    yok cabut yok! :D
  • ANANG GANED
    avatar 6291
    ANANG GANED #Kamis, 31 Jul 2014, 21:53 WIB
    Jd pengen plg,kangen kampung liat tmpt main wkt kecil dulu
    lha emangnya lebaran ini ga pulang kampung?
  • WARGA PLERET
    avatar 8854
    WARGA PLERET #Rabu, 9 Des 2015, 06:49 WIB
    sayang pohon randunga ada yang sudah mati satu.........................itu penginggalan yang tidak ternilai harganya
  • AGUNG DECKA
    avatar 9304
    AGUNG DECKA #Rabu, 9 Mar 2016, 14:54 WIB
    silahkan mampir.lihat situs2 peninggalan Masjid.rumah saya hanya di sebelah masjid ini..
    (mas anang ganed balio mas..hehee)
  • NUR HADI
    avatar 10982
    NUR HADI #Minggu, 30 Jul 2017, 21:11 WIB
    Umur pohon randunya berapa ribu tahun ya...
    mungkin sejak zaman Kesultanan Mataram ya Bro :D