Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Kirab Budaya Imlek 2009

Tersembunyi di Jalur Wonolelo-Piyungan

Dalam hidup, kita kerap disodori oleh dua pilihan: mudah atau sulit. Salah satu harus dipilih, dan kita biasanya selalu memilih yang mudah dibanding yang sulit.

 

Seperti yang biasa dialami oleh para pesepeda–termasuk aku dan sahabat SPSS lain– kami berjumpa di sebuah persimpangan jalan dan harus memilih satu diantara dua jalur. Tentu saja kami akan memilih jalur yang “manusiawi”, bukan yang “jahanam”.

 

SPSS di jalur wonolelo-piyungan srimulyo bantul yogyakarta 

 

Aku kira pembaca pun akan memilih pilihan yang sama, jika pada saat itu hari Sabtu (17/09/2011) pembaca bersama kami di pertigaan Desa Wonolelo, Kec. Pleret, Kab. Bantul, DI Yogyakarta. Oleh karena kami sudah berkali-kali merasakan “jahanam”-nya tanjakan Cinomati, maka akal sehat kami tentunya memilih jalur selain ke Cinomati. Jalur itu disebut oleh warga sekitar sebagai Jl. Wonolelo – Piyungan.

 

Kami berharap, dengan menyusuri jalur ini kami akan terbebas dari siksaaan tanjakan Cinomati. Tentang ke mana arah dan tujuan kami, terus terang aku sendiri tidak tahu. Yang jelas, kami gemar menyusuri jalur yang belum pernah kami lalui dan kami tidak ingin perjalanan kami dipenuhi tanjakan. Itu saja.

 

SPSS di jalur wonolelo-piyungan srimulyo bantul yogyakarta  

 

Dengan dipandu oleh Kang Bayu Indratomo, kami menyusuri Jl. Wonolelo – Piyungan dengan harap-harap cemas. Berharap kami dapat sampai dengan selamat ke Piyungan tanpa bertemu tanjakan jahanam sedikit pun. Cemas sebab berdasarkan pengalaman, Kang Bayu berkali-kali memilih rute yang kerap menyiksa dengkul kami.

 

Jadi, di pertigaan Desa Wonolelo, apakah Jl. Wonolelo – Piyungan ini lebih “manusiawi” dibanding jalur Cinomati?

 

Jawabannya adalah: Ya, tapi relatif. Kenapa?

 

SPSS di jalur wonolelo-piyungan srimulyo bantul yogyakarta  

 

Sepanjang jalan, kita memang tak akan berjumpa dengan tanjakan serupa di jalur Cinomati dengan kemiringan yang nyaris vertikal dengan jarak yang pendek. Tanjakan tetap ada, kira-kira ada 2 buah tanjakan yang akan banyak menguras tenaga. Medan jalan didominasi oleh jalan yang menanjak dengan titik puncak sekitar 250 meter dpl, setara dengan ketinggian Pathuk.

 

Namun, tanjakan dari arah Wonolelo menuju Piyungan relatif lebih manusiawi dibanding tanjakan dari arah sebaliknya, yaitu Piyungan menuju Wonolelo. Setelah titik puncak, jalur akan didominasi oleh turunan terjal dan berkelok-kelok. Bilamana mencoba jalur ini dengan menanjak, aku pikir hampir setara dengan Cinomati.

 

SPSS di jalur wonolelo-piyungan srimulyo bantul yogyakarta 

 

Di Jl. Wonolelo – Piyungan ini tidak kami jumpai warung makan. Namun ada beberapa warung sebelum titik puncak, yang menjajakan makanan dan minuman ringan. Walaupun begitu sepanjang jalur ini banyak terdapat pemukiman warga. Jadi, saran dariku adalah hemat perbekalan atau stok lebih dahulu perbekalan sebelum menyusuri Jl. Wonolelo – Piyungan.

 

Oh iya, Jl. Wonolelo – Piyungan ini menyajikan pemandangan yang mempesona dari atas bukit. Hampir serupa dengan di Mangunan walau disini tak ada hutan pinus. Sayangnya kami bertandang kemari saat musim kemarau. Aku yakin saat musim hujan, kala dedaunan menghijau kembali, pemandangan di Jl. Wonolelo – Piyungan ini akan lebih indah.

 

 

SPSS di jalur wonolelo-piyungan srimulyo bantul yogyakarta  

 

 

Jalan ini berujung di Jl. Wonosari km 14. Siap untuk mencoba? :)

NIMBRUNG YUK!

  • SIGIT PRIYADI
    avatar 4332
    #Jum'at, 18-November-2011, 09:50 WIB
    I love this spot, opo meneh di reverse jalurnya!!!
    ho ow, di balik jalurnya tapi begitu sampai puncak tanjakan belok-belok itu terus turun lagi :p
  • #Jum'at, 18-November-2011, 10:23 WIB
    aku kagumnya sama jogja itu walaupun di pelosok yang jauh dari kota tapi jalannya tetep bagus, rata, walaupun nggak lebar.. aku ra tau blusukan tekan kene kang :D
    Yang ini kebetulan aja rata dan lebar Kang. Ada ruas jalan di pelosok yang benar-benar cuma tersisa aspal separo. Nanti saya posting di artikel selanjutnya. :)
  • #Jum'at, 18-November-2011, 11:52 WIB
    butuh konsep, butuh script, butuh komputer yang bagusan dikit biar bisa coba2 edit-edit film sendiri :((
    rental komputer wae
  • #Jum'at, 18-November-2011, 14:31 WIB
    apike, rek...
    tapi aku milih pakai motor aja hehehe
    Isi bensinnya jangan cuma sedikit ya Kang, soalnya jarang ada warung yg jual bensin eceran di sepanjang jalur ini.
  • #Jum'at, 18-November-2011, 19:01 WIB
    Baru tahu ada lokasi sebagus itu, kalo ada kesempatan semoga bisa ke sana.

    Nice post beeerrrroo! :)
    thx bero buat kunjungannya :D
  • #Rabu, 23-November-2011, 14:32 WIB
    kayaknya seru banget yah bisa bersepedaan
    Hihihi iya, ayuk nyepeda! :D
  • ALLAN
    avatar 4345
    #Rabu, 23-November-2011, 16:17 WIB
    kang, rute spesifik e lewat ndi ya? pengen nyoba aku
    Dari kota Jogja ke terminal Giwangan ke arah Pleret ke arah desa Wonolelo.
  • #Rabu, 23-November-2011, 21:18 WIB
    Dalam setiap pilihan pasti mempunya konsekuensi, semudah atau sesulit apapun.. jadi, pilihlah yang menurut kata hati itu yang terbaik, dan tidak harus selalu sama seperti yang diinginkan :) tapi kelihatannya jalan2nya menyenangkan ya.. :D
    Menyenangkan kok, asal beramai-ramai :D
  • #Minggu, 27-November-2011, 12:18 WIB
    ya ampun,ternyata di piyungan naik sepeda dgn pemandangan indah sangat bagus yah
    *lum pernah kesana* :D
    Saran saya kalau mau menikmati pemandangannya, jangan naik sepeda :p
  • #Rabu, 07-Desember-2011, 07:50 WIB
    nek tak delok2, hobimu kui karo koncoku sing wong jogja podo. jenenge Elanto Wijoyono. atau jangan2 kau bersodara dg koncoku kui :))
    Bersaudara hanya pas di atas sepeda aja Kang, selebihnya saya bukan aktivitis Greenmap atau Bike2Work :D. Matur Nuwun dah berkunjung.
  • #Jum'at, 09-Desember-2011, 07:36 WIB
    memang koncone rasarab ki bener2 joss nek pit2an :-)
    podo-podo bola-bali Jogja-Solo ngepit, wekekekeke :D
  • #Jum'at, 09-Desember-2011, 08:20 WIB
    Wah, keren banget pemandangannya. Blognya informatif sekali:D
    heheh terima kasih mbak Ceria :)