Candi Sambisari

Underneath the Ground
Seperti candi-candi kecil lain, pengunjung diharuskan untuk mengisi buku tamu dan membayar biaya retribusi seikhlasnya sebelum menikmati keindahan candi. Menurut papan informasi, Candi Sambisari ditemukan pada bulan Juli 1966. Alkisah, seorang petani bernama Karyowinangun yang sedang menggarap sawah merasakan cangkulnya terantuk sebuah batu yang setelah ditelusuri merupakan bebatuan candi. Kalau dibayangkan, mungkin cangkul petani tersebut terantuk batu di puncak candi induk seperti menemukan puncak piramida yang terkubur di dalam pasir lah. Soalnya, setelah proses ekskavasi ternyata Candi Sambisari berada sekitar 6,5 meter lebih rendah dari dataran di sekelilingnya. Ada dugaan bahwa Candi Sambisari dahulu kala tertutup oleh abu vulkanik letusan gunung Merapi. Dahsyat juga ya?
Candi ini merupakan candi Hindu jenis Siwaisme, yaitu yang mengkhususkan menyembah dewa Siwa. Candi Sambisari memiliki satu candi induk yang menghadap ke barat dan tiga candi perwara (pendamping).

Candi induk memiliki sebuah ruangan yang berisikan lingga-yoni dalam ukuran besar. Tidak hanya itu, pada lingga terdapat ceruk yang ditopang oleh kepala naga. Dari bentuknya, ceruk tersebut mungkin digunakan untuk menampung air. Kalau katanya Andreas sih, air yang hendak disucikan dituang ke lingga yang kemudian jatuh ke yoni, mengalir ke arah ceruk dan kemudian ditampung. Kalau dipikir-pikir, agak-agak mesum begitu, soalnya dengan banyaknya lingga-yoni mencitrakan candi ini erat kaitannya dengan seks.

Relax
Fasilitas yang ada di Candi Sambisari tergolong lengkap. Ada ruangan informasi yang berisikan maket candi dan arca-arca, kamar kecil, dan bangku-bangku tersebar di taman candi yang cukup luas. Kalau lapar dan haus, silakan mengganjal perut dan dahaga di angkringan dekat candi. Candi ini terletak di antara hamparan sawah dan pemukiman warga, sehingga candi ini juga berfungsi ganda sebagai taman umum dimana banyak anak-anak bermain layang -layang disini. Berbeda dari candi-candi kecil lainnya, candi ini banyak sekali dikunjungi oleh turis asing yang umumnya berasal dari Jepang. Apakah ini karena pangeran Akihito pernah menginjakkan kaki kemari?














NIMBRUNG YUK!
hehe
salam kenal
komikb4
maklum anak kosan