Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Jum'at, 17 September 2010, 14:27 WIB

Cinomati berasal dari dua kata, cino dan mati. Kata cino mengacu kepada kata cina yang dilafalkan dengan dialek Jawa. Sedangkan kata mati ya berarti mati, meninggal, atau wafat.

 

Eh iya, ini aku lagi nggak ngomongin tentang orang cina yang mati lho! Sebab, Cinomati yang aku singgung ini adalah nama lain ruas jalan alternatif yang menghubungkan Desa Wonolelo dan Desa Terong. Kedua desa tersebut termasuk wilayah Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

 

Rute ke Cinomati...

Cinomati relatif mudah untuk dicapai. Dari Kota Jogja, arahkan kendaraan ke Kotagede, menyebrang ringroad selatan, menuju ke Pleret. Dari Pleret tinggal mengikuti jalan raya hingga sampai ke Desa Wonolelo.

 

Foto ruas jalur tanjakan Cinomati desa Wonolelo-Terong, Bantul dari kejauhan di tahun 2009
Bukit tinggi, dibalik cagak sutet listrik itulah Cinomati berada.

 

Menurut penuturan warga, nama Cinomati mulai populer semenjak ada orang cina yang mati di ruas jalan tersebut. Tapi pada kenyatannya, ruas jalan Cinomati ini memang terkenal bahaya. Benar-benar rawan bikin orang mati! Nggak hanya sebatas orang cina saja.

 

Lha kok bisa bikin orang mati seperti itu?

Berlebih-lebihan kah?

 

Cinomati Tanjakan Legendaris di Yogyakarta

Jadi begini. Desa Terong letaknya ada di atas bukit setinggi kurang lebih 400 meter. Sedangkan Desa Wonolelo, letaknya ada di dasar bukit. Alhasil, Cinomati adalah ruas jalan menyusuri lereng bukit.

 

Eits, nggak hanya itu!  Yang bikin Cinomati lain dari pada tanjakan yang lain adalah kemiringannya yang SANGAT TERJAL dan PENUH KELOKAN TAJAM!

 

Kalau mau lebih seru, silakan coba melintasi ruas jalan Cinomati pada malam hari. Dijamin gelap gulita karena sama sekali nggak ada penerangan jalan!

 

Salah satu bukti keganasan jalur Cinomati yang selalu terkenang dalam ingatanku adalah kejadian meledaknya busi sepeda motor saat mencoba mendaki Tanjakan Cinomati. WEH! Ngeri nggak sih?

 

Foto tikungan maut irung (hidung) petruk di ruas jalur tanjakan Cinomati desa Wonolelo-Terong, Bantul di tahun 2009
Kelokan tajam di ruas jalur Cinomati ini kami sebut sebagai irung (hidung) petruk. Bayangkan kondisinya di malam hari.

 

Akan tetapi, bagi kami para pesepeda Jogja, Cinomati itu tergolong rute legenda. Sampai-sampai ada mitos yang berbunyi seperti ini,

 

barangsiapa yang bisa bersepeda menaklukkan tanjakan Cinomati tanpa pernah menuntun sepeda, dijamin dia pasti bisa menaklukkan setiap tanjakan di Jogja.

 

Hmmm...

 

 

Saat Para Pesepeda Menaklukkan Tanjakan Cinomati

Oleh sebab tertarik dan merasa tertantang, pada hari Sabtu (12/6/2010) yang lalu sahabat SPSS pun mencoba menjajal ganasnya Tanjakan Cinomati. Alhamdulillah, kami semua selamat. Nggak ada satu pun dengkul yang meledak dan juga sepeda yang rusak .

 

Meskipun ya harus diakui, ada beberapa sahabat SPSS yang sempat mual-mual saat melahap Tanjakan Cinomati. Sepertinya hanya Mbah Gundul yang bisa melintasi Tanjakan Cinomati tanpa pernah menuntun dan sekaligus tanpa berkeringat! Wew...

 

Foto kawan SPSS di RM Padang Giwangan sebelum melibas ruas jalur tanjakan Cinomati desa Wonolelo-Terong, Bantul di tahun 2009
Pemuda-pemudi yang nampak bersemangat melibas jalur Cinomati.
Belum tahu saja mereka ganasnya Cinomati itu seperti apa.

 

Mbah Gundul memeriksa kawan pesepeda di ruas jalur tanjakan Cinomati desa Wonolelo-Terong, Bantul di tahun 2009
Mbah Gundul memeriksa kondisi teman-teman yang kelelahan. Kalau nggak kuat boleh minta tandem.

 

Dani Iswahyuni muntah-muntah di ruas jalur tanjakan Cinomati desa Wonolelo-Terong, Bantul di tahun 2009
Indomie Goreng sempat mual-mual di tengah jalan. Untung bukan karena hamil. #eh

 

Bayu Indratomo di ruas jalur tanjakan Cinomati desa Wonolelo-Terong, Bantul di tahun 2009
Hanya Mbah Gundul yang kuat bersepeda nanjak Cinomati tanpa berhenti dan menuntun! Gilak!

 

Para pesepeda berpose di tengah ruas jalur tanjakan Cinomati desa Wonolelo-Terong, Bantul di tahun 2009
Berpose dulu (sambil menarik napas) di tengah jalur tanjakan Cinomati.

 

Ada Apa di Puncak Tanjakan Cinomati?

Titik akhir dari Tanjakan Cinomati adalah sebuah perempatan dengan pohon beringin di tengahnya. Tempat ini dikenal sebagai perempatan beringin Terong. Dari sini jalan bercabang menuju Patuk, Banyu Urip, serta Hutan Pinus Mangunan.

 

Perempatan beringin terong adalah titik akhir tanjakan Cinomati desa Wonolelo-Terong, Bantul di tahun 2009
Perempatan beringin Terong. Titik akhir ruas tanjakan Cinomati.

 

Nggak jauh dari perempatan beringin Terong terdapat pos ronda yang kami sebut sebagai pos ronda super komplit. Sebab, di pos ronda itu tersedia fasilitas TV, papan koran, dan WC umum. Kalau begini fasilitasnya, mungkin maling pun bakal betah nongkrong di sini.

 

Pos ronda super komplit di ujung ruas jalur tanjakan Cinomati desa Wonolelo-Terong, Bantul di tahun 2009
Berpose di titik puncak Cinomati, pos ronda super komplit.

 

Tapi, yang lebih menarik adalah warung makan di dekat perempatan beringin Terong yang dikenal sebagai Warung Soto "Wisuda". Sajian soto dan nasi ramesnya lezat dan murah. Hari gini di mana bisa dapet nasi rames seharga Rp2.500?

 

Warung soto wisuda di ujung ruas jalur tanjakan Cinomati desa Wonolelo-Terong, Bantul di tahun 2009
Foto-foto para wisudawan-wisudawati menghiasi sudut-sudut warung soto "wisuda".
Sekarang pembaca tahu toh, ke mana larinya foto wisuda yang tak pernah diambil itu

 

Makan soto murah enak di warung dekat puncak tanjakan Cinomati desa Wonolelo-Terong, Bantul di tahun 2009
Makan soto di luar warung karena tempat di dalam warung nggak cukup.

 

Jalur Cinomati, Singkat tapi Beresiko Tinggi

Mengingat sangat curamnya Tanjakan Cinomati, menuruni Turunan Cinomati dari perempatan beringin Terong itu pun sama-sama beresiko. Apabila rem kendaraan nggak pakem, bisa-bisa pengendara bablas meluncur ke jurang yang ada di sepanjang jalur Cinomati. Serem kan?

 

Tapi ya, jalur Cinomati ini adalah jalur yang paling singkat untuk menuju Pleret dari kawasan perbukitan Bantul. Begitu pula sebaliknya. Meskipun medan jalannya bikin ngeri, sehari-hari banyak warga yang wira-wiri melintasi ruas jalur Cinomati ini.

 

Pembaca tertarik nggak mencoba sensasi melewati ruas jalur Cinomati? Saranku sih banyak-banyak berdoa. Semoga selamat sampai di tujuan dan kendaraan nggak berakhir masuk bengkel.


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • PARIS
    avatar 3278
    PARIS #Jum'at, 17 Sep 2010, 14:48 WIB
    penasaran ....

    fotoku ada nggak ya di deretan foto2 itu ...
    kemaren Sabtu akhirnya ada fotonya juga :D
  • EM
    avatar 3279
    EM #Jum'at, 17 Sep 2010, 15:10 WIB
    menggugah selera untuk ditakluk-kan sepeda motor...iki yen karo tanjakan menuju curug sidohargo luwih ganas phow Wij?
    lebih ganas tanjakan Cinomati eM...
  • MONDA
    avatar 3280
    MONDA #Jum'at, 17 Sep 2010, 15:18 WIB
    irung petruk beneran kayak idung ya,
    tapi menurutku kok lebih mirip irung gareng
    petruk dan gareng sama-sama punya hidung bengkok?
  • RASARAB
    avatar 3282
    RASARAB #Sabtu, 18 Sep 2010, 09:40 WIB
    yap tanjakan jahanam, saran bagi pesepeda disini harus ektra hati hati
    coz banyak pengendara motor/mobil ugal ugalan. jadi harus selalu
    waspada liat kanan kiri kalu nanjak

    wah ada kafer boy yang jadi model tu, siapa sih itu ganteng banget
    pose nya (--,)
    emang gila, rame banget kalau pas sore, kalau pagi sih belum rame tapi ya itu, banyak yang ngebut, apalagi pas turun.

    Itu bukannya penampakan onta Arab di Cinomati? :p
  • BLONTANKPOER
    avatar 3285
    BLONTANKPOER #Sabtu, 18 Sep 2010, 11:53 WIB
    kok gak ajak-ajak, ta?
    kapan Pakdhe nyepeda di Jogja? ntar saya temani deh :D
  • VIZON
    avatar 3287
    VIZON #Sabtu, 18 Sep 2010, 16:27 WIB
    Wuih... ngeri juga tuh jalannya...
    Kalau jalanan di Sumatera, terutama Padang-Bukittinggi-Pekanbaru,
    rata-rata seperti itu Wij. Para sopir angkutan yang terbiasa melewati
    jalur itu akan teruji ketangguhannya. Maka, sampai sekarang istilah
    "Sopir Medan" selalu dipakai penduduk setempat untuk menamai para
    sopir yang terkenal ketangguhannya, entah itu supir mobil pribadi
    ataupun angkutan umum... :)
    hah? di Sumatera ada jalan begini juga? Padahal itu kan jalan lintas propinsi? Duh, berarti supir-supir Sumatera tangguh2 juga yah...
  • UHA
    avatar 3291
    UHA #Minggu, 19 Sep 2010, 14:13 WIB
    Nasi rames 2500 tu lauknya apa aja mas?? kl cm tempe tahu ya di depan SMA 3 pas q msh skolah disana malah dah dapet minum jg..
    lauknya kering tempe sama sayur :p
  • ANNOSMILE
    avatar 3299
    ANNOSMILE #Rabu, 22 Sep 2010, 06:20 WIB
    besok aku cek kesana
    monggo Bro
  • AKANG_GUGU
    avatar 3302
    AKANG_GUGU #Rabu, 22 Sep 2010, 12:47 WIB
    untuk safety brsepeda di sana gmn mas.. hhe
    kalau nanjak, dengkul harus pakem :D
    kalau turun, rem harus pakem :D
  • YACOB-IVAN
    avatar 3304
    YACOB-IVAN #Rabu, 22 Sep 2010, 18:28 WIB
    Wah, kalau disuruh ngulang lagi belum tentu aku bisa.... ^^
    Pandu aja yang pakai Seli bisa kok :D
  • MAWAR
    avatar 3313
    MAWAR #Sabtu, 25 Sep 2010, 20:48 WIB
    yogya-jln wonsari, piyungan terus nanjak - hargodumilah - patuk - keselatan sampai kecamatan dlingo, bisa ya mas trims
    bisa mbak
  • ASOP
    avatar 3339
    ASOP #Selasa, 5 Okt 2010, 13:25 WIB
    Waduh, itu belokannya lebih bahaya dari pada belokan U... ck ck ck... :( Serem buanget kalo malem...
    *kecuali kalo ada rambunya*
    kalau malem, saya milih muter lewat jalan jauh daripada lewat sini. Kalau terpaksa ya nuntun sepeda :(
  • ALIB STEMSA05
    avatar 3656
    ALIB STEMSA05 #Rabu, 2 Feb 2011, 14:32 WIB
    hmmmm... bener banget tu, aq dah nyoba sendiri pas bulan maret 2010 dengan tim stemsa05.. seru dan menantang banget.. merasa puas bisa menaklukan tanjakan itu.. :)
    orang motor ja ada yang gak bisa lewati tanjakan itu....
    tanjakan yg nyaris vertikal itu ya? klo motornya masih baru kuat biaasanya
  • SEPTIKA
    avatar 3961
    SEPTIKA #Sabtu, 18 Jun 2011, 00:16 WIB
    itu dekat rumah saya ! :D seneng banget ada yang bisa mempublish ke
    media ! ^^
    btw walopun terjal gitu, rata2 orang dlingo/terong lebih suka lewat
    situ mas, kalau mau ke kota. pilihan lainnya lewat jalan wonosari atau
    mangunan-imogiri yang bakalan muter jauh -___-
    Waduh... rumahnya beneran deket Cinomati? Berarti tiap hari bolak-balik lewat sana dunk >.<
  • RITA NURHAYATI
    avatar 4104
    RITA NURHAYATI #Jum'at, 12 Ags 2011, 09:18 WIB
    waaahhhh belokannya sama tanjakannya gitu banget yah.... :D
    Jadi penegn kesana.. :)
    naik sepeda mbak? duh...motor aja terseok-seok >.<
  • WAHYU TIRTA
    avatar 5286
    WAHYU TIRTA #Rabu, 15 Mei 2013, 09:25 WIB
    waduh, pakai motor aja menakutkan bro, apalagi pake sepeda,,
    kalo tidak disarankan turun lewat cinomati terus lewat mana bro??
    bisa balik lewat Mangunan atau Pathuk, cuma muternya lebih jauh.
  • ARY JOGJA
    avatar 5307
    ARY JOGJA #Sabtu, 25 Mei 2013, 16:35 WIB
    kemaren habis pulang dari mangunan lewat sini,jos pokok e..
    jos jenan Ri tanjakannya
  • 471
    avatar 6489
    471 #Selasa, 23 Sep 2014, 11:32 WIB
    naik sepeda dari kotagede kira2 butuh brp menit??
    sekitar 30 menit kalau agak ngebut untuk sampai di dasar tanjakan.
  • NOVA
    avatar 7646
    NOVA #Rabu, 20 Mei 2015, 07:15 WIB
    Ada koordinat gpsnya? Start sm finishnya..
    Maturnuwun
    waduh... ngga aku catet itu...
  • PENJAJA KATA
    avatar 8907
    PENJAJA KATA #Kamis, 17 Des 2015, 23:13 WIB
    Seru juga kayaknya kalo drifting di rute Cinomati ini, tikungannya itu mirip banget sama
    tikungan di game NFS. :v

    Salam kenal,
    http://penjajakata.com/
  • AGUSTINUS
    avatar 9172
    AGUSTINUS #Jum'at, 29 Jan 2016, 09:57 WIB
    aku sering lewat,tujuan keplayen atau mancing di kali oya
  • NBSUSANTO
    avatar 10164
    NBSUSANTO #Jum'at, 30 Sep 2016, 16:48 WIB
    cinomati ki syahdu mas.. jalur cah kkn ku mbiyen nek pas rapat gabungan.. hahaha
  • DEWI MUSCA
    avatar 10522
    DEWI MUSCA #Jum'at, 6 Jan 2017, 13:37 WIB
    Hari senin tpatny 2jan sya suami dan anak dr lokasi grojogan lepo .rencana kami pulang ke jogja lwat jln alternatif yg sdh disarankn penduduk stmpt...tpi trnyta kami nyasar lewt jalan yg berkelok dan curam,tdk ada penerangn jlan,suami sya pun mengendarai motor sngt pelan skali slain medan yg ngeri kondisi mtor kmi pun sdah tdak fit.kami turun pkl.18.00...stlah smpai rmah kami bercerita pda tetangga yg punya rumah di area punck becici Spontn dia lgsg menasehti kmi u tdk lewat jalan itu Itu namanya jln cino mati.sngt rawan kecelakaan krna medanny yg sngt curam Mrindg rasanya denger itu Tpi alhamdulilah kami sekeluarga msh diberi keselamatn hngga bsa pulang smp rumah dgn selamat.aminnn
    Aamiin sampai rumah dengan selamat mbak. Langkah yang tepat sudah mengendarai motor dengan pelan, apalagi pas malam hari. Jalan alternatif dari Becici tanpa lewat Cinomati tembusnya di Jl. Wonosari daerah Patuk mbak.