Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Rabu, 17 Maret 2010, 23:33 WIB

Selepas bukan mahasiswa lagi, pola aktivitasku berubah. Pagi-siang keluyuran, sore-malam kerja. Sore-malam enak dibuat kerja, soalnya suasananya tenang terutama dari raungan si kecil Resta.

 

Sama seperti orang lain yang kerja di kala mentari tengah bersinar, aku juga butuh waktu istirahat. Bisa-bisa kalau ndak istirahat, otak dan mata yang dipaksa konsentrasi ini korslet.

 

Seringnya, saat istirahat kerja, aku bersepeda di malam hari. Oleh sebab bosen tiap malam ke kuburan melulu, Senin malam (15/3/2010) itu aku bersepeda keliling UGM. Puas kangen-kangenan sama mantan kampus, diriku pun meluncur ke Kotabaru. Katanya Umar, salah seorang sahabat SPSS, tiap senin malam ada pagelaran musik jazz di Bentara Budaya Yogyakarta (disingkat BBY aja yah).

 

Djaduk Ferianto di Jazz Mben Senen
Djaduk Ferianto turun tangan dalam memanaskan suasana Jazz Mben Senen.

 

Suasana BBY malam itu penuh dengan manusia, salah satunya ya si Umar yang bela-belain datang dari selatan Jogja. Acara ini digagas oleh Komunitas Jazz Jogja yang mayoritas adalah kaum muda. Djaduk Ferianto, seniman kondang kita itu juga turut mendukung acara ini.

 

Sak udele dewe, mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan Jazz Mben Senen ini. Tak ada formalitas yang mencitrakan jazz sebagai musik kaum ningrat. Berbagai kombinasi dicoba. Semisal jazz dengan musik etnik dan dangdut. Bentuk permainannya jam session, yaitu bermain spontan tanpa persiapan matang. Perihal nada dan aksi panggung memang serba nyentrik, namun selalu menuai tepuk tangan riuh.

 

Penonton Jazz Mben Senen yang membeludak
Penonton memadati Bentara Budaya Yogyakarta.

 

Swing, jenis musik jazz yang populer di daerah Kansas pada era 1930-an menjadi tema di malam hari itu. Digelar pula tanya-jawab ringan tentang swing. Telinga terpuaskan, otak pun tercerahkan.

 

Sebetulnya, jazz tak hanya identik dengan musik barat. Jenis musik daerah di Nusantara ini pun ada yang memiliki unsur jazz. Tinggal bagaimana penyajian musik jazz itu agar terdengar nyaman di tiap kalangan dan tak meninggalkan ciri khas musik kita.

 

Kolaborasi berbagai musisi Jazz.
Berbagai musisi jazz lintas usia dan jenis kelamin mengisi acara bertajuk jam session.

 

Selepas tengah malam, acara ini usai. Saatnya pulang, kembali bekerja lagi.


Apa Pembaca familiar dengan musik Jazz?


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • UMAR
    avatar 2413
    UMAR #Kamis, 18 Mar 2010, 06:45 WIB
    selalu ada yg beda tapi asik, keren dan ger2an.., itulah jazz mben malam senin. musik jazz yang gak "sui sui" ......
    jazz sak udele dewe, eh, "sui sui" ki opo?
  • INDOMIELEZAT
    avatar 2414
    INDOMIELEZAT #Kamis, 18 Mar 2010, 07:31 WIB
    love it.....ajakin nak meh mrono meneh
    lha wingi jare meh mrono...
  • SASH
    avatar 2415
    SASH #Kamis, 18 Mar 2010, 08:56 WIB
    Pecinta jazz di Jogja bisa menunjukkan bahwa sejatinya musik jazz berkembang dari komunitas grassroot. Bukan sekedar teknik dan musikalitas saja, tapi utamanya adalah guyub. Itu yang bikin saya suka.
    Jogja itu kan serba membumi, tak pandang golongan dan kalangan, yang penting gayeng, dan itu juga tercermin dari Jazz Mben Senen ini :)
  • ARHAM
    avatar 2416
    ARHAM #Kamis, 18 Mar 2010, 17:05 WIB
    Saya mau ke jogja lho mas :)). besok mau ke jogja.. event jazz mben masih ada ngak yah?
    Masih ada mas, monggo kalau mau datang menyaksikan :)
  • SRI WAHYUNI
    avatar 2419
    SRI WAHYUNI #Kamis, 18 Mar 2010, 21:06 WIB
    Blognya bagus,, enak dibaca.
    terima kasih Bu
  • VICKY LAURENTINA
    avatar 2421
    VICKY LAURENTINA #Jum'at, 19 Mar 2010, 15:14 WIB
    Saya seneng jazz, tapi yang rada familiar aja, misalnya Indra Lesmana atau Jamie Cullum. Kalau Al Jarreau sih saya nyerah.

    Sebenarnya posting ini bikin saya ngiri. Jadi beberapa bulan lalu sempat diadakan festival jazz di Bandung, tapi saya nggak dateng. Soalnya penyelenggaraannya malem, dan saya kan nggak boleh keluar sendirian, soalnya saya cewek. Nasibb..
    Lha acara yang ini juga malem lho mbak dokter. Katanya kan musik jazz lebih sip didengarkan saat suasana temaram. Ya malam hari toh?

    BTW, saya ndak begitu ngeh musisi jazz, hehehe.
  • VIZON
    avatar 2425
    VIZON #Sabtu, 20 Mar 2010, 10:21 WIB
    jazz adalah salah satu jenis musik yang saya sukai, soalnya saya gak suka dengan musik yang gedebak-gedebuk, hehehe... :D
    lha padahal Jazz juga ada gedebuk instrumen drumnya lho Uda
  • ALFRED
    avatar 2435
    ALFRED #Selasa, 23 Mar 2010, 18:42 WIB
    sayangku, apa arti sak udele dewe
    sesukanya sendiri :)
  • BAMBANG
    avatar 2441
    BAMBANG #Kamis, 25 Mar 2010, 18:24 WIB
    aku ra dong musik jazz, paling seneng ndangdut biso goyang2 lan ketok udele penyanyine
    hoolha, sing ditonton udele...
  • KAUTSAR
    avatar 2488
    KAUTSAR #Minggu, 4 Apr 2010, 16:55 WIB
    Ini even rutin bukan?
    Ya, ini even rutin.
  • JAZZ LOVER
    avatar 2689
    JAZZ LOVER #Kamis, 13 Mei 2010, 13:42 WIB
    dari kalangan mana saja yg datang ke BBY ini mas?
    dari banyak kalangan, ndak hanya aktivis di dunia Jazz aja
  • GILANG
    avatar 3554
    GILANG #Minggu, 2 Jan 2011, 16:18 WIB
    waw... terima kasih atas arikelnya... senang pesan dan niat yang kita sampaikan bsa di terima kanca" smua...
    ^_^
    salam saya juga untuk seluruh penggiat Jazz Mben Senen Kang! :D
  • GILANG
    avatar 3831
    GILANG #Minggu, 1 Mei 2011, 14:04 WIB
    mas.. izin di kirim ke email dunk artikelnya.. buat dokumentasi komunitas lumayan nih... hehehe.. :) thx..
    Gek ndang dikopi wae mas Brow
  • AWIR
    avatar 3832
    AWIR #Minggu, 1 Mei 2011, 14:15 WIB
    KHANCAAAAA Ku... Hehehe
    isih kerep manggung ng kono Mas?